Isiscesenatico -EFEK TABRAKAN OCON-GASLY, RGO303 JAJAKI GANTI PEMBALAP

Kedua mobil pabrikan Prancis nyaris pergi dari Grand Prix Monako lebih dini sehabis Esteban Ocon serta Pierre Gasly beradu di lap pembuka.

Ocon berupaya mendahului tandemnya dari bagian dalam dikala merambah belengkokan serta, dikala mereka pergi, mereka berbenturan.

Kejadian itu membuat pembalap 27 tahun itu terlempar ke hawa serta mobilnya cacat akut dikala jatuh balik. Gasly bisa meneruskan pacuan serta mencapai nilai pertamanya di masa ini dengan finis P10.

Ocon setelah itu bertanggung jawab penuh atas kejadian itu serta memohon maaf pada regu. Beliau setelah itu dijatuhi ganjaran denda 10 detik oleh FIA, yang hendak dikonversi jadi denda 5 tempat di grid buat pacuan selanjutnya.

Prinsipal Bruno Famin nyata tidak terkesan dengan apa yang terjalin. Beliau apalagi melampiaskan kemarahannya dari pit wall kala Canal+ mewawancarainya dengan cara langsung.

Beliau berkata,” Kita hadapi banyak kehancuran pada mobil. Interupsi kiri- belakang bengkok, casing girboks cacat. Kita mengubah semua girboks, ini merupakan profesi yang amat besar.

” Kejadian semacam ini memasygulkan. Ini merupakan perihal yang tidak mau kita amati. Aksi Esteban betul- betul tidak pada tempatnya, hendak terdapat akibat yang cocok.”

Kala ditanya seberapa sungguh- sungguh tanggapannya, salah satu alih bahasa bahasa Inggris dari kata- katanya merupakan,” Kita hendak mengutip aksi ekstrem.”

Perihal itu sudah ditafsirkan oleh sebagian orang selaku bahaya langsung buat mencadangkan Ocon, buat satu pacuan ataupun lebih, selaku ganjaran atas tumbukan yang dikira tidak butuh.

Tetapi, frasa yang pas yang dipakai Famin dalam bahasa Prancis- trancher dans le vif”- bukanlah suatu yang dapat diterjemahkan dengan cara langsung ke dalam bahasa Inggris.

Yang sangat mendekati merupakan cut to the chase ataupun langsung ke inti- dan dengan cara efisien berarti membuat panggilan yang tentu buat menuntaskan suatu dengan betul.

Famin tidak menghasilkan statment khalayak lebih lanjut mengenai perilakunya kepada kejadian itu ataupun aksi berikutnya, di luar pancaran pers sah regu pada Pekan malam.

Di situ, beliau berkata,” Selaku suatu regu, kita hendak meninjau serta menanggulangi kejadian antara kedua mobil dengan cara tertutup. Kita wajib menjauhi suasana yang berpotensi mematikan regu.”

Tetapi, Motorsport. com menguasai kalau Famin marah atas apa yang terjalin, serta berasumsi kalau tumbukan terakhir ini merupakan bogem mentah terakhir dari suasana yang sudah menggelegak selama masa.

Regu sudah mengetahui semenjak Bahrain kalau suasana kompetitifnya berarti mereka tidak bisa kehabisan peluang buat mencapai nilai, jadi mereka sudah memerintahkan para pembalapnya buat lebih berjaga- jaga dikala pacuan satu serupa lain.

Kelihatannya kebijaksanaan semacam itu pula legal di Monako, semacam yang dikatakan Gasly sehabis pacuan kalau mobil di balik sepatutnya menolong mobil di depannya.

” Kita mempunyai instruksi yang nyata saat sebelum pacuan mengenai apa yang wajib dicoba, serta siapa juga yang lulus ke depan, mobil di belakangnya wajib menolong selama pacuan,” beliau menarangkan.” Seperti itu strateginya. Sayangnya, perihal itu tidak terjalin.”

Bel peringatan sudah bersuara buat sedangkan durasi, dikala keduanya berkelahi dengan amat kasar satu serupa lain di lap pembuka Grand Prix Miami- di mana mereka bisa jadi lebih diakibatkan oleh aspek keberhasilan dari keahlian alhasil mereka tidak betul- betul bersinggungan.

Sehabis berkata pada para pembalap sehabis kejadian itu buat menjauhi kejenakaan semacam itu di era depan. Kenyataan kalau perihal itu terjalin dengan metode yang jauh lebih kurang baik di Monako membuat Famin merasa kalau situasinya tidak dapat didiamkan sedemikian itu saja.

Belum terdapat ketetapan yang didapat hal apa yang hendak dicoba. Tetapi kelihatannya, beliau hendak melaksanakan apa juga buat menjamin perihal itu tidak hendak terulang lagi di era depan.

Bisa dimengerti kalau bermacam berbagai alternatif lagi dipertimbangkan- yang bisa melingkupi ganjaran keuangan, team instruksi yang betul- betul menghindari Ocon serta Gasly berkelahi satu serupa lain buat memperebutkan posisi, ataupun apalagi alternatif berlebihan: pergantian lapisan pembalap.

Salah satu mungkin yang lain merupakan Alpine mengutip tahap semacam yang dicoba Mercedes pada 2016 sehabis tumbukan yang membahayakan antara Lewis Hamilton serta Nico Rosberg.

Dikala itu, Mercedes membuat isyarat etik yang disetujui oleh kedua pembalap buat dipatuhi, serta peringatan yang nyata kalau tiap kecerobohan hendak berdampak pada pantangan satu pacuan.

Bisa dimengerti kalau Famin berdialog dengan kedua pembalap sehabis GP LOGIN RGO303, dengan Ocon nyata terletak di dasar pancaran sebab jadi katalisator tumbukan.

Serta tidak lenyap dari ingatan manajemen tua Alpine kalau pembalap asal Prancis ini mempunyai asal usul yang tidak mengasyikkan dengan kawan seregunya yang menyebabkan kontak- termasuk dengan Fernando Alonso di regu yang serupa serta Sergio Perez di Force India.

Seluruh mata saat ini tertuju pada Enstone buat memandang seberapa besar tahap yang wajib didapat buat melaksanakan yang terbaik untuk regu.

Pos dibuat 135

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas